Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Februari 2013

Pemeriksaan Bronkoskopi

Bersamaan dengan adanya kemajuan dalam bidang ilmu dan teknologi khususnya dalam bidang kesehatan, lebih khususnya lagi dalam bidang Kedokteran Respirasi atau Pulmonologi, telah berkembang pula suatu metoda pemeriksaan invasif dengan menggunakan serat optik (bronkoskop lentru) melalui saluran nafas dan juga saluran paru pula.

Tujuan Bronkoskopi adalah untuk tindakan diagnostik dan juga therapi pula. Dengan menggunakan alat bronskoskop ini kita dapat mengambil material atau bahan dari lesi di saluran nafas atau paru dengan cara bilasan, sikatan dan biopsi jaringan untuk pemeriksaan sitologi patologi anatomi.

Alat bronskoskopi. cara pemeriksaan bronskoskopi

Pengertian bronskoskopi ini adalah suatu jenis pemeriksaan / inspeksi secara langsung terhadap laring, trakea dan bronkus, melalui suatu bronkoskop logam standar atau bronkoskop serat optik fleksibel yang disebut dengan bronkofibroskop. Cara kerja bronkoskop yaitu sebuah sikat kateter atau forsep biopsi dapat dimasukkan untuk mengambil sekresi dan jaringan untuk pemeriksaan sitologi.

Bronchoscopy ini dapat digunakan sebagai tindakan terapiotik atau pun pengobatan pada keadaan yang seperti berikut ini :
  1. Pengambilan benda asing dalam saluran nafas atau pun aspirasi sesuatu bahan.
  2. Membersihkan penumpukan secret dalam saluran nafas (bronchial toilet).
  3. Batuk darah.
  4. Abses Paru.
  5. Pemasangan Stenttrakeobrinkial.
  6. Pemasangan pipa trakeal.
Indikasi Pemeriksaan Bronskoskopi adalah :
  • Penderita yang dicurigai menderita kanker paru.
  • Kelainan Rontgen Thoraks yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Batuk berulang yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Pengembangan paru yang tidak sempurna atau atelektasis.
  • Penderita terbaring lama dengan menggunakan mesin pernafasan ( ventilatator mekanik ).
  • Pada keadaan tertentu bila dibutuhkan seperti halnya pengambilan benda asing, aspirasi, plak mukus dan lain-lainnya.
Yang mengoperasikan alat bronkoskopi ini dilakukan oleh tenaga dokter spesialis yang terlatih dari Sub bagian Pulmonologi Bagian Penyakit Dalam. Jadi operatornya adalah seorang Dokter Spesialis Dalam Sub Pulmunologi.

Persiapan pemeriksaan bronskoskopi ini antara lain pasien yang akan diperiksa dilakukan :
  1. Pemeriksaan Fisik.
  2. Pemeriksaan darah rutin, faktor pembekuan darah, dan waktu perdarahan.
  3. Pemeriksaan Rontgen X toraks AP dan Lateral atau CT Scan atas indikasi dari medis.
  4. Pemeriksaan EKG.
  5. Pemeriksaan lain atas indikasi medis.
  6. Pasien yang akan dilakukan bronchoscopy harus puasa selama 6 jam sebelum tindakan pemeriksaan ini dilakukan.
Read more > Pemeriksaan Bronkoskopi

Kamis, 29 November 2012

Penyakit Leukimia

Pernahkah sahabat-sahabat mendengar istilah leukimia ? Bila kita mendengar akan Leukimia ini tentunya bila kita mengetahui akan pengertian leukimia dan bagaimana hal tersebut bisa menimbulkan berbagai buruk negatif bagi fisik dan mental bagi penderitanya maka kita akan merasa takut fobia akan penyakit ini. Kali ini Blog Keperawatan akan mencoba share sedikit mengenai penyakit leukimia ini dan semoga artikel ini bisa berguna serta dapat memberikan pengetahuan kita akan berbagai jenis penyakit yang banyak sekali jumlahnya.

Yang dimaksud dengan leukimia adalah suatu jenis penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang yang ditandai dengan ciri khasnya berupa bertambahnya sel-sel darah putih (leukosit) dengan manifestasinya adanya penambahan sel-sel yang abnormal dalam darah tepi. Leukimia juga seringkali kita kenal dengan istilah kanker darah. Dan kanker darah ini menduduki peringkat pertama pada jenis keganasan yang menimpa anak-anak di dunia dengan mencapai prosentase 30-40%. Penyebab leukimia ini sampai sekarang belum diketahui secara pasti akan penyebab. Karena penelitian dalam bidang kesehatan belum mendapatkan bukti yang otentik yang bisa menjelaskan dan mengambarkan penyebab kanker darah ini. Ada juga faktor resiko kanker darah terjadinya adalah karena faktor genetik, fator lingkungan dan juga faktor immunodefisiensi. Leukimia ini juga terbagi menjadi dua yaitu leukimia anak dan leukimia dewasa.

Leukimia

Leukimia anak dengan prosentase yang cukup besar di atas bisa mencerminkan bahwasannya penyakit kanker darah anak ini tidak bisa kita anggap remeh. Ada beberapa jenis leukimia yang bisa kita dapatkan dan kenali. Diantara jenis leukimia itu adalah :
  1. Leukemia myeloid kronis ( CML ) termasuk dalam gangguan myeloproliferative kronis.
  2. Leukemia limfositik kronis ( CLL ) termasuk dalam sindrom limfoproliferatif dan sebanding dengan limfoma limfositik.
  3. Limfoid akut leukemia atau lymphoblastic leukemia akut (ALL )
  4. Akut myeloid leukemia myelogenous leukemia atau ( AML )
  5. Myelogenous leukemia ( LM )
Lalu bagaimana kita mengenali akan tanda gejala leukimia ini. Tanda ciri leukimia yang seringkali bisa dideteksi adalah dengan adanya :
  1. Terjadinya anemia. Anemia anak akan bisa menimbulkan gejala seperti rasa cepat lelah, pucat, nafas pendek dan cepat. Hal ini terjadi karena menurunnya sel darah merah (HB). Kita ketahui salah satu fungsi sel darah merah adalah membawa nutrisi dan oksigen ke sel dan jaringan seluruh tubuh bila kekurangan HB ini maka gejala tersebut diatas akan dirasakan.
  2. Perdarahan yang terjadi di bawah kulit. Perdarahan ini juga disebabkan berkurangnya sel trombosit. Tanda ini akan dikenali dengan bercak merah kebiruan, perdarahan gusi, mimisan.
  3. Mudah terserang infeksi. Kita mengetahui bahwasannya sel darah putih ini tumbuh dan berkembang secara abnormal sehingga penderita leukimia akan seringkali mengalami demam yang berkepanjangan yang merupakan salah satu tanda infeksi.
  4. Nyeri. Rasa nyeri juga salah satu jalan kita untuk mendeteksi dan deteksi leukimia ini. Rasa nyeri ini banyak terjadi pada daerah perut, Karena dalam perut banyak organ tubuh yang mengalami gangguan akibat penyakit ini seperti halnya adanya pembesaran hati, gangguan ginjal dan juga empedu.
Dalam penegakan diagnosa penyakit kanker darah (leukimia) ini medis / dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosa leukimia. Gejala dan tanda akan dikenali dan juga akan memeriksa peradangan hati, limpa, atau kelenjar getah bening di pangkal paha, ketiak dan leher yang menjadikan ciri khas kanker darah.
Pemeriksaan penunjang yang dilakukan diantaranya yaitu :
  1. Pemeriksaan Laboratorium Darah. Karena berhubungan erat dengan kelainan sel darah khususnya adalah darah putih maka akan dilakukan pemeriksaan darah untuk memeriksa sel-sel leukemia dalam darah. Bisa melakukan tes darah lainnya untuk bisa menilai adanya gen spesifik yang berhubungan dengan leukemia.
  2. Biopsi sumsum tulang. Pembentukan sel-sel darah adalah dalam sumsum tulang maka dalam hal ini pemeriksaan tulang sumsum dengan penghapusan cair dan sepotong kecil tulang untuk menguji sel-sel kanker Jika biopsi menunjukkan sel-sel leukemia, tes tambahan mungkin diperintahkan untuk menentukan penyakit ini telah menyebar dan apa sistem yang terpengaruh.
  3. Bone Marrow Aspirasi. Pemeriksaan penunjang dengan melakukan penghapusan sampel cairan sumsum tulang untuk menguji sel-sel kanker.
Pengobatan leukimia ini biasanya dilakukan dengan cara :
  1. Melakukan Khemotherapi. Kemoterapi adalah pengobatan yang biasanya dilakukan untuk semua jenis kanker, termasuk kanker darah pada anak ini.
  2. Transplantasi sumsum tulang belakang. Karena sumsum tulang belakang ini adalah sumber timbulnya penyakit leukimia anak. Untuk mengenai transplantasi sahabat bisa membaca kisah yang sungguh banyak memberikan pelajaran yang berharga dalam suatu proses transplantasi di sahabat Denaihati.com dalam cerita bersambungnya mengenai transplantasi hati. Bila merunut cerita penuh ibrah di atas akan banyak memberikan kita pelajaran berharga dan penuh hikmah mengambarkan kasih sayang orang tua dan pengorbanannya dalam usaha dan ikhtiarnya serta tentunya doa yang tidak putus-putus kepada Allah Yang Maha Kuasa untuk menyembuhkan kanker hati yang sedang terjadi pada anaknya.
  3. Pemberian obat-obatan yang berupa injeksi (suntikan) atau pun bentuk obat oral (tablet) dalam rangka untuk bisa membantu menghentikan produksi sel darah putih yang abnormal dalam tubuh.
  4. Melakukan tranfusi darah. Transfusi darah ini biasanya dalam bentuk transfusi darah merah dan juga trombosit.
Read more > Penyakit Leukimia

Jumat, 09 November 2012

Penyebab Penyakit Gagal Ginjal

Penyebab Gagal Ginjal - Dalam dunia kesehatan organ ginjal adalah merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting untuk kelangsungan dan juga kesehatan hidup seseorang. Ginjal dalam tubuh kita berjumlah dua buah. Ia memiliki banyak sekali peran penting bagi tubuh kita. Agar kita bisa memanfaatkan kehidupan kita dengan mensyukuri nikmat sehat dan juga bisa beraktifitas dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat kepada orang banyak maka kita harus bisa menjaga kesehatan ginjal dengan baik. Karena jika ginjal kita rusak, fungsi-fungsi ginjal tidak akan berjalan dengan baik. Kita mengetahui bahwa fungsi ginjal salah satunya adalah sebagai alat penyaring atau pencuci darah dan juga sebagai pembuang zat-zat yang tidak berguna (fungsi sekresi) dan juga ginjal bertugas menjaga keseimbangan air, keasaman darah dan juga elektrolit dalam tubuh kita.

Seperti yang pernah di bahas di Blog Keperawatan ini yaitu mengenai penyakit gagal ginjal kronik bahwasannya pengertian gagal ginjal adalah merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan irreversibel dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit sehingga terjadi uremia. Maka untuk kali ini seperti biasanya blog keperawatan akan mencoba share sedikit mengenai penyebab penyakit gagal ginjal dan juga cara mencegah gagal ginjal terjadi pada diri kita dan semoga artikel ini bisa bermanfaat dan juga berguna bagi kita semuanya aamiin.

Sebenarnya pembagian penyakit gagal ginjal ini terbagi menjadi 2 yaitu gagal ginjal akut dan juga gagal ginjal kronik yang telah dibahas pada postingan terdahulu. Untuk mengetahui penyebab gagal ginjal kronik sahabat bisa langsung membacanya di sini yaitu di penyebab gagal ginjal kronik sehingga pada pembahasan kali ini kita akan berfokus kepada penyebab gagal ginjal akut. Sehingga pembahasannya bisa menjadi satu topik dan memudahkan pula sahabat untuk bisa memahami lebih lanjut mengenai berbagai hal yang bisa menyebabkan gagal ginjal ini.

Penyebab Penyakit Gagal Ginjal

Untuk penyebab gagal ginjal akut terbagi menjadi 3 klasifikasi penyebabnya. Yaitu penyebab prerenal, penyebab renal (ginjal), dan juga penyebab postrenal.

Untuk penyebab karena faktor prerenal ini, maka gagal ginjal bisa disebabkan karena :
  1. Dehidrasi karena kehilangan cairan, misalnya karena muntah-muntah, diare, berkeringat banyak dan demam. Untuk itu kita tidak boleh menganggap suatu penyakit seperti halnya di atas kita anggap remeh karena bisa berakibat yang kurang baik bahkan buruk bagi kesehatan kita sendiri.
  2. Hipovolemia (volume darah yang kurang), misalnya karena perdarahan yang hebat bisa karena akibat kecelakaan, perdarahan post partum atau perdarahan akibat yang lainnya. Untuk itu kita juga perlu untuk mengetahui akan berbagai jenis luka dan juga proses penyembuhan luka itu sendiri sehingga kita bisa mencegah akan berbagai hal yang bisa menyebabkan perdarahan ini.
  3. Pemberian obat-obatan, contohnya adalah pemberian obat diuretic (pelancar kencing) yang menyebabkan pengeluaran cairan berlebihan berupa urin sehingga menyebabkan tubuh yang kekurangan akan air. Padahal air adalah salah satu faktor penting dalam tubuh kita.
  4. Dehidrasi karena kurangnya asupan cairan. Untuk itu kita harus bisa memenuhi kebutuhan air dalam tubuh kita yang cukup contoh mudahnya adalah dengan minum air putih paling tidak 8 gelas sehari.
  5. Gangguan aliran darah ke ginjal yang disebabkan sumbatan pada pembuluh darah ginjal.
Penyebab gagal ginjal karena faktor renal sendiri adalah :
  1. Sepsis. Angka kejadian sepsis juga kita harapkan bisa menurun. Karena dengan adanya sepsis ini akan menyebabkan sistem imun tubuh berlebihan karena terjadi infeksi sehingga menyebabkan peradangan dan merusak ginjal.
  2. Obat-obatan yang toksik terhadap ginjal.
  3. Peradangan akut pada glomerulus, penyakit lupus eritematosus sistemik, Wegener's granulomatosis, dan Goodpasture syndrome.
Penyebab gagal ginjal karena faktor postrenal. Penyebab ini karena adanya faktor yang menyebabkan aliran urin dari ginjal mengalami gangguan. Dan penyebabnya antara lain :
  1. Sumbatan saluran kemih (ureter atau kandung kencing) menyebabkan aliran urin berbalik arah ke ginjal. Jika tekanan semakin tinggi maka dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan ginjal menjadi tidak berfungsi lagi dan akhirnya terjadilah gagal ginjal.
  2. Pembesaran prostat atau kanker prostat dapat menghambat uretra (bagian dari saluran kemih) dan menghambat pengosongan kandung kencing. Dengan terhambatnya proses pengosongan kandung kemih ini akan bisa memicu terjadinya gagal ginjal
  3. Tumor di perut yang menekan serta menyumbat ureter.
  4. Batu ginjal.
Demikian tadi beberapa hal yang bisa menyebabkan gagal ginjal serta juga faktor resiko gagal ginjal dan semoga hal ini bisa menambah pengetahuan kita akan kesehatan yang pada ujungnya akan membuat kita untuk bisa terus-menerus menjaga serta memelihara kesehatan dan juga kebugaran tubuh kita masing-masing.
Read more > Penyebab Penyakit Gagal Ginjal

Kamis, 20 September 2012

Tehnik Cara Pemberian Obat

Tehnik Cara Pemberian Obat - Tehnik Cara Pemberian Obat Bagi setiap tenaga kesehatan yang dalam kesehariannya berhubungan dengan pemberian obat, maka tentunya tehnik dan macam cara pemberian obat harus sudah dikuasai secara benar dan tepat. Karena pemberian obat yang tepat akan banyak membantu pasien-pasien yang membutuhkan kesembuhan dari sakit atau pun penyakit yang sedang dialaminya.

Pada pembahasannya yang terdahulu mengenai artikel pemberian obat telah diterangkan bagaimana cara obat masuk ke dalam tubuh pasien dan juga macam-macam pemberian obat yang beragam tersebut. Maka kali ini Blog Keperawatan akan mencoba sharing sedikit mengenai pengetahuan tehnik cara pemberian obat yang tentunya kita semuanya juga perlu mengetahuinya. Tehnik Pemberian yang tepat baik dalam dosis dan waktu pemberian akan mempercepat kesembuhan. Sebaliknya pemberian obat yang salah akan dapat berbahaya dan bukannya sembuh malahan bisa menimbulkan masalah baru lagi.

Tehnik Cara Pemberian Obat

Pemberian obat ikut juga dalam menentukan cepat lambatnya dan lengkap tidaknya resorpsi suatu obat. Tergantung dari efek yang diinginkan, yaitu efek sistemik obat (di seluruh tubuh) atau efek lokal obat (setempat) dan keadaan pasien serta sifat-sifat fisiko-kimiawi obat, dapat dipilih di antara berbagai cara untuk memberikan obat. Termasuk juga dalam hal pemberian obat Antibiotik dosis dan cara pemberiannya perlu sekali diperhatikan. Pemberian obat yang tepat dan benar baik dalam dosis dan caranya masuk dalam hal faktor yang memepercepat kesembuhan pasien itu sendiri.

Ada beberapa jenis obat yang diberikan dengan cara yang berbeda, berikut adalah beberapa macam tehnik pemberian obat diantaranya yaitu :
  1. Pemberian Obat Secara Oral.
  2. Pemberian Obat Secara Sublingual.
  3. Pemberian Obat Secara Inhalasi.
  4. Pemberian Obat Secara Rektal
  5. Pemberian Obat Secara Pervaginam.
  6. Pemberian Obat Secara Perenteral.
  7. Pemberian Obat Secara Topikal/lokal.
Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam pemberian obat secara oral adalah :
  1. Pemberiannya obatnya adalah melalui mulut.
  2. Mudah dan aman pemakaiannya, lazim dan praktis dalam memberikannya.
  3. Tidak semua obat dapat diberikan per-oral, contohnya adalah : obat yang bersifat merangsang (emetin, aminofilin) atau yang diuraikan oleh getah lambung (benzilpenisilin, insulin dan oksitoksin).
  4. Pemberian obat oral ini dapat terjadi inaktivasi oleh hati sebelum diedarkan ke tempat kerjanya
  5. Dapat juga untuk mencapai efek lokal yang diinginkan dan dikehendaki contohnya adalah : obat cacing, obat diagnostik untuk pemotretan lambung - usus (pemeriksaan diagnostik).
  6. Baik sekali untuk mengobati infeksi usus
  7. Bentuk sediaan oral diantaranya yaitu : Tablet, Kapsul, Obat hisap, Sirup dan Tetesan.
Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam pemberian obat secara Sublingual adalah :
  1. Pemberian Obat dengan cara ditaruh dibawah lidah.
  2. Tidak melalui hati sehingga tidak diinaktif.
  3. Dari selaput di bawah lidah langsung ke dalam aliran darah, sehingga efek yang dicapai lebih cepat misalnya : Pada pasien serangan Jantung dan juga penyakit asma.
  4. Kekurangannya kurang praktis untuk digunakan terus menerus dan dapat merangsang selaput lendir mulut.
  5. Hanya untuk obat yang bersifat lipofil.
  6. Bentuknya tablet kecil atau spray, contohnya adalah : Isosorbid Tablet ( ISDN ).
Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam tehnik pemberian obat secara Inhalasi adalah :
  1. Obat diberikan untuk disedot melalui hidung atau mulut atau disemprotkan
  2. Penyerapan obat yang diberikan dengan inhalasi ini dapat terjadi pada selaput mulut, tenggorokan dan pernafasan
  3. Bentuk sediaan obat inhalasi adalah dalam bentuk gas dan zat padat, tetapi bisa juga mempunyai efek sistemik. Bentuk inhalasi ini bisa dalam wadah yang diberi tekanan dan mengandung zat pemancur (aerosol, contohnya yaitu : Alupent Metered Aerosol ).
Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam pemberian obat secara Rektal yaitu :
  1. Pemberian obat melalui rectal adalah maksudnya pemberian obat melalui dubur (rektal).
  2. Bentuknya suppositoria dan clysma (obat pompa).
  3. Baik sekali untuk obat yang dirusak oleh asam lambung.
  4. Diberikan untuk mencapai takaran yang cepat dan tepat.
  5. Efek sistemiknya lebih cepat dan lebih besar bila dibandingkan dengan peroral, berhubung pembuluh-pembuluh darah pertama. Misalnya adalah : pada pengobatan asma (amecain suppositoria) , pada bayi (stesolid rectal, dalam pengobatan kejang akut)
  6. Tetapi bentuk suppositoria dan clysma sering digunakan untuk efek lokal misalnya untuk wasir dan laxativ.
  7. Pemberian obat melalui rektal dapat dioleskan pada permukaan rektal berupa salep dan hanya mempunyai efek lokal.
Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam tehnik pemberian obat secara Pervaginam (Intra Vaginal) yaitu :

  1. Pemberian Obat yang diberikan melalui selaput lendir/mukosa vagina.
  2. Diberikan pada antifungi dan anti kehamilan.
  3. Bentuknya : Tablet, Salep, Krim dan Cairan bilasan.

Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam tehnik pemberian obat secara Parental adalah bahwa pemberian obat ini cara pemberiaannya tanpa melalui mulut (tanpa melalui saluran pencernaan) tetapi langsung melalui pembuluh darah. Contohnya adalah sediaan injeksi atau suntikan. Tujuannya pemberian melalui parenteral ini adalah agar dapat langsung menuju sasaran dan efeknya lebih cepat. Kelebihannya bisa untuk pasien yang tidak sadar, sering muntah dan tidak kooperatif. Akan tetapi cara pemberian obat dengan cara ini kurang aman karena jika sudah disuntikan ke dalam tubuh tidak bisa dikeluarkan lagi jika terjadi kesalahan. Maka sebagai perawat harus bisa menerapkan Prinsip Benar Pemberian Obat yang sudah menjadi standar operasional biasanya dalam memberikan ini benar-benar memperhatikan etiket serta nama obat dan cara pemberian.

Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam pemberian obat secara Topikal / Lokal. Pemberian secara topikal atau lokal maksudnya adalah obat yang cara pemberiannya bersifat lokal, misalnya tetes mata, salep, tetes telinga dan lain-lain.

Demikian tadi sahabat sedikit mengenai tehnik cara pemberian obat dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat bagi kita semuanya. Yang perlu digarisbawahi kita khususnya para perawat harus bisa dan tetap menjalankan prinsip benar pemberian obat walaupun kita mengenal ada 6 prinsip benar pemberian obat dan ada juga 12 prinsip benar pemberian obat karena itu adalah salah satu bagian terpenting dalam menjalankan tugas dalam bidang keperawatan yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan di Indonesia tercinta ini.
Read more > Tehnik Cara Pemberian Obat

Selasa, 18 September 2012

Penanganan Diare

Penanganan Diare - Penanganan Pengobatan Diare Angka kejadian diare di Indonesia kian meningkat setiap tahunnya. Karena banyak penyebab diare itu sendiri. Pengertian diare itu sendiri adallah buang air besar (defekasi) dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya (normal 100-200 cc/jam tinja). Dengan tinja berbentuk cair /setengah padat, dapat disertai frekuensi yang meningkat. Ada juga pengertian diare adalah diare adalah buang air besar encer lebih dari 3 x sehari. Demikian pengertian diare menurut WHO (1980).

Tentunya akan berbeda antara diare pada bayi dan diare yang terjadi pada orang dewasa. Baik itu dalam hal kuantitas maupun kualitasnya. Karena diare berhubungan erat dengan cairan dalam tubuh sedangkan jelas ada perbedaan antara kebutuhan cairan pada orang dewasa dengan anak-anak. Itu adalah selain dari perbedaan dari segi fisik dan juga anatomi fisiologinya juga.

Penyakit diare kini masih merupakan salah satu penyakit utama pada bayi dan anak di Indonesia. Diperkirakan angka kesakitan dan angka kejadian diare di Indonesia berkisar diantara 150-430 per seribu penduduk setahunnya. Dengan upaya yang sekarang telah dilaksanakan, angka kematian dirumah sakit dapat ditekan menjadi kurang dari 3%.

Pengobatan

Penanganan diare anak dan juga penangan diare bayi juga berbeda dengan penanganan diare orang dewasa. Diare yang terjadi pada anak bila tidak segera mendapatkan pertolongan yang cepat dan tepat akan bisa menyebabkan anak jatuh dalam kondisi yang kurang baik. Tetapi bila dengan penanganan pengobatan diare anak dengan tepat maka hal tersebut akan membantu dalam memulihkan kondisi anak itu sendiri.

Penanganan dan pengobatan diare anak atau pun dewasa sebenarnya berfokus kepada pengembalian cairan yang hilang dalam proses diare itu sendiri. Dehidrasi adalah hal yang biasa terjadi pada kejadian diare bila tidak mendapatkan pemberian cairan yang cukup. Bila belum dalam tingkat yang parah, diare pada dewasa cukup diberikan minuman yang cukup untuk mengganti cairan yang keluar dan juga oralit. Tetapi bila tidak membaik dan kondisi pasien diare berlanjut ke tingkat yang lebih buruk lagi maka akan bijaksana untuk segera di bawa ke tempat pelayanan kesehatan seperti halnya rumah sakit atau pun puskesmas.

Pengobatan diare anak dan juga perawatan diare anak bisa kita lakukan di rumah bila diare yang terjadi pada anak-anak kita masih dalam tahap awal. Berikut langkah-langkah dan tips mengatasi diare pada anak diantaranya yaitu :
  1. Yang perlu kita ketahui pada awalnya adalah bahwasannya penyebab diare dalam hal ini adalah diare akut yang sering terjadi adalah oleh karena virus, maka yang perlu digarisbawahi adalah tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan, karena biasanya diare ini akan sembuh sendiri setelah beberapa hari. Hanya saja yang menjadi pokok permasalahan dalam mengatasi diare adalah untuk mengatasi gejala yang dirasakan oleh pasien / penderita itu. Dan juga mencegah terjadinya dehidrasi.
  2. Diare yang akut terjadi maka penyembuhan atau pun pengobatan dapat hanya dengan memberikan makanan dan minuman / cairan seperti biasanya hanya sedikit banyak dari biasanya yang dikonsumsi.
  3. Yang perlu diingat pula bahwa perawatan pengobatan diare bukan hanya memberi obat untuk menghentikan diare, karena diare sendiri adalah suatu mekanisme pertahanan tubuh untuk mengeluarkan kontaminasi makanan dari usus. Mencoba menghentikan diare dengan obat apalagi secara berlebihan maka hal ini dapat diilustrasikan seperti halnya menyumbat saluran pipa yang akan keluar dan menyebabkan aliran balik dan akan memperburuk saluran tersebut
  4. Oleh karena proses diare pada tingkat diare akut ini adalah mekanisme pertahanan dari tubuh, dan akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari di mana diare makin berisi - dari air ( watery) mulai berampas, berkurang frekuensinya dan sembuh dan pada akhirnya akan sembuh.
  5. Yang perlu lagi di catat adalah bahwasannya usaha pencegahan dan penangan akan gejalanya terutama gejala dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dan gejala lainnya seperti mulas.
Hal tersebut adalah penanganan dalam kategori diare akut, tetapi bila diare ditambah dengan tanda dan gejala lainnya seperti halnya muntah, diare bercampur darah tentunya hal ini akan membutuhkan pengobatan perawatan yang lebih lanjut di tempat pelayanan kesehatan pada umumnya.

Demikian tadi sahabat sedikit mengenai penangan diare anak dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat. Point pentingnya dalam hal mengatasi diare ini baik itu diare pada bayi, diare pada anak, atau pun diare pada oang dewasa pertolongan pertama yang bisa kita berikan adalah pemberian cairan untuk mencegah adanya dehidrasi.
Read more > Penanganan Diare

Kamis, 13 September 2012

Diet Penderita Kolesterol Tinggi

Diet Penderita Kolesterol Tinggi - Diet bagi Penderita Kolesterol Tinggi Kolesterol terlebih lagi kolesterol jahat adalah salah satu faktor pencetus timbulnya penyakit jantung koroner. Nah untuk kali ini Blog Keperawatan akan mencoba share sedikit mengenai diet untuk menurunkan kolesterol tinggi. Karena bila kolestrol ini dibiarkan lama maka akan banyak timbul penyakit di kemudian harinya.

Kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid. Kolesterol yang kita butuhkan tersebut, secara normal diproduksi sendiri oleh tubuh dalam jumlah yang tepat. Tetapi ia bisa bertambah jumlahnya karena asupan makanan yang berasal dari lemak hewani, telur dan makanan sejenis junkfood. Kolesterol dalam tubuh yang berlebihan akan tertimbun di dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan suatu kondisi yang disebut aterosklerosis yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Diet Penderita Kolesterol Jahat

Pembagian kolesterol secara garis besar dalam bidang kesehatan umum kita kenal dengan kolesterol jahat, kolesterol baik, dan juga trigeserid. Kolesterol baik atau istilah medisnya HDL ( High Density Cholesterol ) mempunyai fungsi untuk membuang kelebihan kolesterol dari sel dan dinding arteri serta membawa kolesterol kembali ke hati untuk dibuang. Sedangkan Kolesterol jahat LDL ( Low Density Cholesterol ) membawa kolesterol dari hati dan melepaskannya ke dinding pembuluh darah, akibatnya bisa terjadi penumpukan / plak di dinding pembuluh darah yang bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Trigliserida merupakan jenis lemak lainnya yang terdapat dalam makanan.

Tentunya yang akan dibahas kolesterol tinggi ini adalah lebih khusus kepada kolsterol jahat. Berikut adalah beberapa tips diet pasien dengan kolesterol yang tinggi diantaranya yaitu :
  1. Konsumsi makanan rendah kolesterol. Kolesterol merupakan hasil dari produk khas hewani, maka diet jenis ini dianjurkan mengurangi konsumsi produk hewani yang kaya akan kolesterol seperti contohnya adalah otak, jeroan, kuning telur, daging merah yang berlemak, dan lemak hewani. Kurangi pula akan penggunaan lemak jenuh. Makanan yang berasal dari hewan, seperti susu, keju, daging, margarin, atau keju, biasanya mengandung lemak jenuh.
  2. Tingkatkan konsumsi ikan daripada daging. Bagi kebanyakan masyarakat kita lebih suka makan daging daripada makan ikan. Padahal kandungan Asam lemak Omega 3 yang terdapat dalam ikan berperan dalam membentuk prostasiklin yang akan mencegah penyakit jantung koroner, dan meningkatkan pelebaran pembuluh darah. Anjuran yang baik untuk kesehatan dalam hal mengkonsumsi ikan adalah 2-3 kali per minggu Dan semoga kita bisa memulai menyukai makanan yang berbagai jenis ikan untuk kedepannya.
  3. Tingkatkan konsumsi serat. Khususnya serat yang larut air, karena menghambat penyerapan kolesterol di dinding usus. Contoh sayuran dan buah yang tinggi serat larut air seperti: labu siam, terong, oyong, lobak, melon, semangka, belimbing dan jambu. Gunakan makanan tinggi serat larut air seperti: agar-agar, rumput laut, kolang-kaling, cincau, sebagai camilan menggantikan kue-kue tinggi karbohidrat. Penelitian menunjukkan, konsumsi kacang-kacangan setiap hari selama enam minggu bisa mengurangi kolesterol hingga 10 persen. Sehingga makanan tersebut bisa masuk dalam kategori makanan penurun kolesterol. Dan sebaliknya pula ada beberapa jenis makanan yang meningkatkan kadar kolesterol dalam darah kita. Mungkin mengenai makanan yang meningkatkan kadar kolesterol akan dibahas dalam postingan yang lain lagi.
  4. Konsumsi Susu Kedelai. Susu jenis ini dapat digunakan sebagai alternatif sumber kalsium dan fosfor sebagai pengganti susu sapi. Termasuk dalam hal ini adalah bahan makanan kedelai. Food and Drug Administration AS merekomendasikan konsumsi protein kedelai minimal 25 gram setiap hari untuk mengurangi kolesterol. Ada banyak pilihan makanan berbasis kedelai yang tersedia di sekitar kita, mulai dari tahu, tempe, hingga susu kedelai.
  5. Pengolahan bahan makanan yang benar dan tepat. Yang tak kalah penting dalam menjaga kadar kolesterol tetap normal adalah pengolahan makanan. Meski makanan yang dipilih sudah berkolesterol rendah, kalau dimasak dengan minyak yang mengandung minyak jenuh, tetap saja makanan itu mengandung kolesterol tinggi. Proses pengolahan makanan yang disarankan adalah dengan cara dikukus, bakar, atau rebus. Bila sudah terbiasa makanan yang digoreng, kurangi porsinya atau pilih cara masak dengan menumis yang memakai minyak dalam jumlah sedikit. Sehingga makanan yang kita olah adalah termasuk dalam makanan penurun kolesterol
Demikian tadi sahabat-sahabat sedikit mengenai tips diet sehat penderita kolesterol tinggi dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat. Kepada orang yang sedang mengalami sakit jantung dan faktor resikonya yang didapatkan salah satunya adalah kolesterol ini maka diperlukan suatu diet khusus jantung dengan koelsterol tinggi pula. Dan hal ini pun perlu dibicarakan lebih lanjut dengan dokter jantung dan juga dengan ahli gizi pula untuk membantu memberikan gambaran mengenai diet jantung yang sehat.

Selain kita perlu untuk mengetahui akan tips diet bagi penderita kolestrol tinggi, kita juga membutuhkan akan informasi kesehatan mengenai berbagai macam makanan dan buah penurun kolesterol. Bagi sahabat-sahabat yang ingin mengetahui akan makanan penurun kolesterol sahabat bisa mendapatkannya di sini yaitu di Makanan Sehat Penurun Kolesterol dan semoga pula bisa memberikan manfaat serta berguna bagi sahabat-sahabat semuanya.
Read more > Diet Penderita Kolesterol Tinggi

Senin, 03 September 2012

Faktor Yang Mempengaruhi Nyeri

Faktor Yang Mempengaruhi Nyeri. Nyeri adalah pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan akibat dari kerusakan jaringan yang aktual dan potensial. Demikian pengertian nyeri dari Brunner & Suddarth, 2002. Nyeri ini hanya dapat dirasakan oleh diri seseorang tanpa dapat dirasakan oleh orang lain, dan mencakup akan pola fikir, aktifitas seseorang secara langsung, dan juga perubahan hidup seseorang. Nyeri merupakan tanda dan gejala penting yang dapat menunjukkan telah terjadinya gangguan secara fisiologikal.

Nyeri merupakan hal yang kompleks, banyak faktor yang mempengaruhi pengalaman seseorang terhadap nyeri. Bagi seorang perawat ataupun tenaga kesehatan yang lain harus mempertimbangkan faktor yang mempengaruhi nyeri tersebut dalam menghadapi pasien / klien yang mengalami nyeri. Hal ini sangat penting dalam pengkajian nyeri yang akurat dan memilih terapi nyeri yang baik. Pada kesempatan ini Blog Keperawatan akan menshare sedikit mengenai faktor yang mempengaruhi nyeri dan semoga bisa berguna serta bermanfaat.

faktor yang mempengaruhi nyeri, Blog Keperawatan

Faktor-faktor yang mempengaruhi nyeri ada beberapa macam. Berikut adalah beberapa faktor yang mempengaruhi nyeri dan diantaranya yaitu :
  1. Usia. Usia dalam hal ini merupakan variabel yang penting yang mempengaruhi nyeri terutama pada anak dan orang dewasa (Potter & Perry (1993). Perbedaan perkembangan yang ditemukan antara kedua kelompok umur ini dapat mempengaruhi bagaimana anak dan orang dewasa bereaksi terhadap nyeri. Anak-anak kesulitan untuk memahami nyeri dan beranggapan kalau apa yang dilakukan perawat dapat menyebabkan nyeri. Anak-anak yang belum mempunyai kosakata yang banyak, mempunyai kesulitan mendeskripsikan secara verbal dan mengekspresikan nyeri kepada orang tua atau perawat. Anak belum bisa mengungkapkan nyeri, sehingga perawat harus mengkaji respon nyeri pada anak. Pada orang dewasa kadang melaporkan nyeri jika sudah patologis dan mengalami kerusakan fungsi (Tamsuri, 2007).
  2. Jenis Kelamin. Faktor jenis kelamin ini dalam hubungannya dengan faktor yang mempengaruhi nyeri adalah bahwasannya laki-laki dan wanita tidak mempunyai perbedaan secara signifikan mengenai respon mereka terhadap nyeri. Masih diragukan bahwa jenis kelamin merupakan faktor yang berdiri sendiri dalam ekspresi nyeri. Misalnya anak laki-laki harus berani dan tidak boleh menangis dimana seorang wanita dapat menangis dalam waktu yang sama. Penelitian yang dilakukan Burn, dkk. (1989) dikutip dari Potter & Perry, 1993 mempelajari kebutuhan narkotik post operative pada wanita lebih banyak dibandingkan dengan pria.
  3. Budaya. Keyakinan dan nilai-nilai budaya mempengaruhi cara individu mengatasi nyeri. Individu mempelajari apa yang diharapkan dan apa yang diterima oleh kebudayaan mereka. Hal ini meliputi bagaimana bereaksi terhadap nyeri (Calvillo & Flaskerud, 1991).Mengenali nilai-nilai budaya yang memiliki seseorang dan memahami mengapa nilai-nilai ini berbeda dari nilai-nilai kebudayaan lainnya membantu untuk menghindari mengevaluasi perilaku pasien berdasarkan harapan dan nilai budaya seseorang. Perawat yang mengetahui perbedaan budaya akan mempunyai pemahaman yang lebih besar tentang nyeri pasien dan akan lebih akurat dalam mengkaji nyeri dan respon-respon perilaku terhadap nyeri juga efektif dalam menghilangkan nyeri pasien (Smeltzer& Bare, 2003).
  4. Keluarga dan Support Sosial. Faktor lain yang juga mempengaruhi respon terhadap nyeri adalah kehadiran dari orang terdekat. Orang-orang yang sedang dalam keadaan nyeri sering bergantung pada keluarga untuk mensupport, membantu atau melindungi. Ketidakhadiran keluarga atau teman terdekat mungkin akan membuat nyeri semakin bertambah. Kehadiran orangtua merupakan hal khusus yang penting untuk anak-anak dalam menghadapi nyeri (Potter & Perry, 1993).
  5. Ansietas ( Cemas ). Meskipun pada umumnya diyakini bahwa ansietas akan meningkatkan nyeri, mungkin tidak seluruhnya benar dalam semua keadaaan. Riset tidak memperlihatkan suatu hubungan yang konsisten antara ansietas dan nyeri juga tidak memperlihatkan bahwa pelatihan pengurangan stres praoperatif menurunkan nyeri saat pascaoperatif. Namun, ansietas yang relevan atau berhubungan dengan nyeri dapat meningkatkan persepsi pasien terhadap nyeri. Ansietas yang tidak berhubungan dengan nyeri dapat mendistraksi pasien dan secara aktual dapat menurunkan persepsi nyeri. Secara umum, cara yang efektif untuk menghilangkan nyeri adalah dengan mengarahkan pengobatan nyeri ketimbang ansietas (Smeltzer & Bare, 2002).
  6. Pola koping. Ketika seseorang mengalami nyeri dan menjalani perawatan di rumah sakit adalah hal yang sangat tak tertahankan. Secara terus-menerus klien kehilangan kontrol dan tidak mampu untuk mengontrol lingkungan termasuk nyeri. Klien sering menemukan jalan untuk mengatasi efek nyeri baik fisik maupun psikologis. Penting untuk mengerti sumber koping individu selama nyeri. Sumber-sumber koping ini seperti berkomunikasi dengan keluarga, latihan dan bernyanyi dapat digunakan sebagai rencana untuk mensupport klien dan menurunkan nyeri klien.
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai hal-hal yang berkaitan dengan nyeri dan semoga dapat berguna serta dapat memberikan manfaat.


Read more > Faktor Yang Mempengaruhi Nyeri

Jumat, 20 Juli 2012

Tips Sehat Selama Puasa

Tips sehat puasa ramadhan perlu kita ketahui bersama karena memang puasa Ramadhan adalah wajib hukumnya bagi kita kaum mulimin. Dan alhamdulillah bulan Ramadhan 1434 H dan kedatangan tamu mulia ini telah menghampiri kita semua Umat Islam di seluruh dunia. Untuk itulah mengetahui akan berbagai cara tips sehat menjalankan puasa ini perlu kita ketahui bersama demi kelancaran kita dalam menjalankan kewajiban berpuasa di Bulan Ramadhan ini.

Setelah kemarin Pemerintah Indonesia menetapkan keputusan awal ramadhan 1433 H tahun 2012 ini yaitu Sabtu 21 Juli 2012 maka mulai hari ini kita semua umat Islam mulai menjalankan kewajiban puasa Ramadhan walaupun ada saudara-saudara kita yang telah berpuasa pada hari Jum'at 20 Juli 2012 kemarin.

Terlepas dari perbedaan awal ramadhan 2012 yang lebih penting dari semua itu adalah kewajiban kita dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Karena dibalik syariat Agama yaitu menjalankan ibadah puasa ini akan banyak hikmah puasa ramadhan yang kita dapatkan.

Tips Cara Sehat Menjalankan Puasa Ramadhan

Kita mengetahui bahwasannya waktu puasa ramadhan khususnya adalah berkisar kurang lebih 14 jam bila kita berada dalam wilayah Indonesia karena di belahan dunia lain ada puasa yang waktunya lebih panjang dari 14 jam tersebut. Karena kita tahu akan manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan kita juga.

Dan untuk kita tetap sehat serta bugar dalam menjalani puasa Ramadhan ini maka kita memerlukan tips sehat selama puasa agar kita bisa optimal dalam menjalankan serangkaian ibadah baik itu ibadah yang wajib maupun yang sunnah selama bulan Ramadhan ini.

Berikut beberapa cara tips puasa sehat bulan ramadhan yaitu diantaranya :

Gembira Menyambut Dan Melaksanakan Ibadah Puasa Ramadhan.
Karena kegembiraan kita dalam menyambut Ramadhan ini adalah modal utama bagi jiwa dan psikologi kita. Dengan kita merasakan perasaan gembira maka epinefrin tereduksi, endorpin dan aktivitas glukagon meningkat sehingga tubuh dalam hal ini akan lebih kuat menjalankan ibadah puasa ramadhan.

Jangan Meninggalkan Sahur.
Agama Islam ini adalah agama yang mulia. Dibalik disunahkan bersahur banyak hikmah serta manfaatnya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda dan diriwayatkan oleh Anas, ia berkata: "Rasulallah pernah bersabda: 'Bersahurlah kamu, karena sesunguhnya di dalam sahur itu terdapat keberkahan'" Mutaffaq'alaih H.R.Bukhari (1923) dan Muslim(1095). Itu adalah hadist keutamaan sahur yang telah disabdakan oleh Rasulullah.

Minum Air Putih Yang Cukup.
Dalam hal ini salah satu tips menjalankan puasa yang menyehatkan adalah dengan minum air putih yang cukup baik di kala berbuka maupun di kala kita bersantap sahur. Karena menurut kesehatan kebutuhan tubuh yang sehat bagi konsumsi air ini adalah kurang lebih 2 liter. Tentunya pun tidak diminum sekaligus dan tergantung bagaimana kita mengaturnya.

Berbuka Dengan Yang Manis.
Dan dalam hal ini disunnahkan dan juga merupakan bagian sunnah berbuka dengan kurma. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :"Apabila salah seorang di antara kalian berbuka, hendaklah berbuka dengan kurma, karena dia adalah berkah, apabila tidak mendapatkan kurma maka berbukalah dengan air karena dia adalah bersih." (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud ).

Demikian tadi hadist mengenai keutamaan berbuka dengan kurma. Makanan atau minuman yang manis saat berbuka akan segera meningkatkan kadar gula darah yang selama kita menjalankan kewajiban berpuasa ramadhan akan mengalami penurunan.

Berbuka Jangan Langsung Minum Air Dingin / Es.
Sebaliknya, biasakan berbuka dengan minuman yang hangat. Perut kosong bisa menjadi kembung, bila kita langsung berbuka puasa dengan air dingin, maka asam lambung dalam tubuh akan terbentuk semakin banyak dan tentunya hal ini akan kurang baik bagi kita.

Perbanyaklah Makanan Tinggi Serat.
Makanan yang banyak mengandung kadar tinggi serat adalah seperti yang terdapat pada sayur dan buah. Tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna makanan yang banyak mengandung serat. Hal yang satu ini penting untuk diperhatikan, karena tentunya dalam bulan Ramadhan akan banyak jenis makanan yang tersedia dan mudah didapatkan yang seringkali berbentuk manisan dan gorengan sehingga makanan yang mengandung serat seringkali dilupakan.

Bagi Penderita diabetes Harus Berhati-hati.
Maksudnya adalah harus juga secara teratur memonitor gula darah bagi yang menyandang penyakit Kencing Manis atau diabetes mellitus ini. Cukup hidrasi dan tidak makan yang manis-manis tanpa ada advis medis dan hal ini perlu dikonsultasikan dahulu dengan medis.

Demikian tadi sahabat sedikit mengenai beberapa tips sehat selama puasa dan semoga tips sehat berpuasa Ramadhan ini bisa berguna serta dapat bermanfaat.
Read more > Tips Sehat Selama Puasa

Minggu, 15 Juli 2012

Tentang Depresi

Depresi. Dalam dunia medis hal yang berkaitan dengan depresi memang banyak hal dapat digali. Karena masalah depresi ini bila dibiarkan berlarut-larut maka akan berpengaruh terhadap kondisi kesehatan jiwa kita. Kali ini Blog Keperawatan akan mencoba sharing sedikit mengenai apa yang dimaksud dengan depresi dan hal-hal yang berkaitan dengannya.

Depresi adalah gangguan alam perasaan yang berat dan dimanifestasikan dengan gangguan fungsi sosial dan fungsi fisik yang hebat, lama dan menetap pada individu yang bersangkutan. Depresi adalah suatu jenis alam perasaan atau emosi yang disertai komponen psikologik seperti halnya rasa susah, murung, sedih, putus asa dan tidak bahagia, serta komponen somatik seperti halnya : anoreksia, konstipasi, kulit lembab (rasa dingin), tekanan darah dan denyut nadi sedikit menurun. Demikian kurang lebih dari pengertian depresi.

depresi, pengertian depresi, Blog Keperawatan

Seseorang yang mengalami depresi merasa energinya sangat berkurang sehingga tidak mampu melakukan aktibitas apapun, malas, melihat dengan cara pandang yang negatif, melihat tidak ada lagi yang berharga pada dirinya, dan seolah-olah hal tersebut tiada akhir. Hati-hati karena depresi ini juga merupakan salah satu penyebab utama kejadian bunuh diri.

Penyebab depresi juga beragam bentuknya. Beberapa hal dari penyebab depresi adalah :
  1. Faktor herediter serta genetik.
  2. Faktor neurologik. Disebut juha faktor organobiologis karena ketidakseimbangan neurotransmiter di otak terutama serotonin.
  3. Faktor fisik.
  4. Faktor psikobiologi.
Depresi ini juga bisa dicetuskan karena beberapa hal. Pencetus depresi karena adanya faktor trauma fisik dan juga karena faktor psikologi.
Yang termasuk dalam kategori pencetus depresi karena faktor fisik diantaranya yaitu :
  • Penyakit infeksi.
  • Pembedah­an.
  • Kecelakaan.
  • Persalinan .
Sedangkan yang masuk sebagai faktor pencetus depresi karena faktor psikologi adalah :
  • Kehilangan kasih sayang.
  • Kehilangan harga diri.
  • Akibat kerja keras.
Depresi merupakan reaksi yang normal bila berlangsung dalam waktu yang pendek dengan adanya faktor pencetus yang jelas, lama dan dalamnya depresi sesuai dengan faktor pencetusnya. Depresi merupakan gejala psikotik bila keluhan yang bersangkutan tidak sesuai lagi dengan realitas, tidak dapat menilai realitas dan tidak dapat dimengerti oleh orang lain. tetapi bila dibiarkan berlanjut dan tidak mendapatkan penangan yang tepat tentunya depresi ini akan berpengaruh kepada kesehatan jiwa seseorang.

Demikian tadi sahabat-sahabat semuanya sedikit mengenai depresi dan semoga hal mengenai gangguan depresi ini akan bisa berguna serta dapat memberikan manfaat dan juga menambah pengetahuan kita dalam bidang kesehatan ini. Dan bila ingin melihat depresi dari faktor keperawatan maka sahabat bisa membacanya mengenai askep pasien depresi dan semoga pula akan bermanfaat.
Read more > Tentang Depresi

Rabu, 11 Juli 2012

Manfaat Puasa Untuk Kesehatan

Manfaat Puasa Untuk Kesehatan - Manfaat Puasa Ramadhan Bagi Kesehatan Puasa Ramadhan 1433 H hanya tinggal menghitung hari lagi. Taidak terasa hampir satu tahun kita telah meninggalkan Ramadhan 1432 tahun lalu dan kita telah satu tahun diberi kenikmatan Allah Subhanahu Wa'ala kesehatan sehingga kita Insya Allah akan menjumpai tamu agung yaitu Ramadhan.

Puasa adalah menurut syariat dalam agama kita ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa (seperti halnya makan, minum, hubungan kelamin, dan lain-lain) dan dimulai semenjak mulai terbitnya fajar di pagi hari sampai dengan terbenamnya matahari, disertai niat ibadah ikhlas hanya kepada Allah, karena mengharapkan ridho-Nya serta menyiapkan diri dengan baik dalam rangka meningkatkan takwa kepada Allah Ta'ala. Itulah sedikit pengertian puasa yang bisa saya simpulkan.

Allah telah mensyariatkan kewajiban puasa Ramadhan ini bagi setiap pemeluk Agama Allah yaitu Agama Islam ini. Dalam surat Al-Baqarah ayat 183 yang tentunya di bulan Ramadhan akan seringkali diulang-ulang dalam kajian, dalam kuliah subuh, kultum tarawih tentunya para ustadz, kyai akan sering melafalkan ayat 183 Surat Al-Baqarah ini yang artinya :
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa"
. Sebuah kewajiban bagi kita semua untuk melaksanakannya. Bila tidak ada halangan dan tidak mengerjakan puasa Ramadhan bagi baginya adalah dosa.

manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan, keutamaan hikmah puasa Ramadhan

Banyak hikmah keutamaan puasa Ramadhan serta juga manfaat puasa bagi kesehatan yang dapat kita peroleh di Bulan Ramadhan ini. Diantara keutamaan hikmah puasa ramadhan yang telah disabdakan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam :
  • "Semua amalan anak Adam adalah untuknya kecuali puasa, karena dia itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai." (HR. Bukhari (1904) dan Muslim (1151).
  • "Barangsiapa yang berpuasa ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala maka akan diampuni seluruh dosanya yang telah berlalu." (HR. Bukhari (1900) dan Muslim (760).
Demikian beberapa hadist tentang keutamaan puasa Ramadhan yang telah disabdakan oleh Rasulullah sallallahu 'alaihi wa sallam.

Selain puasa Ramadhan mempunyai hikmah yang banyak, manfaat puasa Ramadhan bagi kesehatan juga tidak sedikit. Berikut beberapa manfaat puasa Ramadhan bagi kesehatan :
  1. Dengan kita menjalankan puasa dan khusunya puasa ramadhan ini akan mengistirahatkan organ pencernaan dan perut dari kelelahan kerja yang terus menerus dalam sehari-hari tanpa istirahat, mengeluarkan sisa makanan dari dalam tubuh, memperkuat badan.
  2. Dengan kita menjalankan puasa bisa menurunkan kadar gula darah, kolesterol dan mengendalikan tekanan darah. Itulah sebabnya, puasa sangat dianjurkan bagi perawatan mereka yang menderita penyakit diabetes, kolesterol tinggi (kolesterol jahat), kegemukan dan juga penyakit hipertensi.
  3. Dengan kita berpuasa maka hal tersebut akan trut membersihkan tubuh dari racun dan kotoran (detoksifikasi). Puasa merupakan terapi detoksifikasi yang paling tua dalam sejarah peradaban manusia. Dengan puasa, berarti kita membatasi kalori yang masuk dalam tubuh kita sehingga hal ini akan menghasilkan enzim antioksidan yang dapat membersihkan zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh.
  4. Dengan berpuasa juga akan mendorong peremajaan dan juga pergantian sel-sel tubuh yang rusak dengan yang baru. Sehingga sel-sel tubuh akan mengalami proses peremajaan yang lebih cepat daripada biasanya.
  5. Dalam keadaan kita berpuasa ternyata hal tersebut juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Penelitian menunjukkan saat puasa terjadi peningkatan limfosit hingga sepuluh kali lipat. Kendati keseluruhan sel darah putih tidak berubah ternyata sel T mengalani kenaikkan pesat. Dengan kenaikan yang cukup signifikan hal ini akan berpengaruh terhadap peningkatan kekebalan tubuh kita.
  6. Tatkala kita sedang menjalankan ibadah puasa, maka keadaan psikologi kita akan lebih tenang daripada keadaan tidak sedang berpuasa. Keadaan jiwa yang tenang, tidak dipenuhi amarah maka hal tersebut akan dapat menurunkan kadar adrenalin dalam tubuh kita. Seperti kita ketahui bahwasannya Rasulullah juga melarang kita untuk marah, ternyata dalam kondisi marah akan terjadi peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat. Adrenalin akan memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer, meluaskan pembuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah arterial dan menambah volume darah ke jantung dan jumlah denyut jantung. Adrenalin juga dapat menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah. Berbagai hal tersebut ternyata dapat meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, penyakit jantung dan otak seperti stroke,dan juga penyakit jantung koroner, dan lainnya
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai Manfaat Puasa Untuk Kesehatan - manfaat puasa Ramadhan bagi kesehatan. Yang tersebut hanya sedikit manfaat puasa bagi ksehatan serta hikmah keutamaan puasa ramadhan yang kita ketahui. Tentunya ada lebih banyak manfaat puasa, hikmah serta keutamaan puasa Ramadhan yang belum bisa kita sebagai manusia membuka tabir dari disyariatkannya kewajiban puasa ramadhan ini bagi kaum Muslim. Karena keterbatasan serta kecilnya pengetahuan serta ilmu kita dibandingkan IlmuNya Allah Ta'ala.
Read more > Manfaat Puasa Untuk Kesehatan

Senin, 09 Juli 2012

Tentang Diare

Yang dimaksud dengan diare adalah buang air besar (defekasi) dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya (normal 100-200 cc/jam tinja). Dengan tinja berbentuk cair /setengah padat, dapat disertai frekuensi yang meningkat. Ada juga pengertian diare bahwa diare adalah buang air besar encer lebih dari 3 x sehari. Demikian pengertian diare menurut WHO (1980).

Nah kali ini kita akan mencoba sharing sedikit mengenai hal apa yang disebut dengan diare. Semoga hal mengenai diare dan penyebabnya ini bisa untuk menambah pengetahuan kesehatan dan juga berguna serta bermanfaat bagi kita semua.

diare, pengertian diare, Blog Keperawatan

Penyebab diare bisa bermacam-macam. Berikut adalah penyebab diare menurut Ngastiyah (1997) yaitu :
  1. Faktor infeksi.
  2. Faktor malabsorbsi. Malabosorbsi ini pada zat yang mengandung karbohidrat, lemak dan protein.
  3. Faktor makanan. Faktor makanan ini yang seringkali bisa menyebabkan terjadinya diare. Diantaranya yaitu akibat dari makanan basi, beracun, terlalu banyak lemak, sayuran dimasak kurang matang.
  4. Faktor psikologis. Psikologis ini ternyata juga berpengaruh kepada angka kejadian dari diare. Diantara faktor psikologis yang mempengaruhi terjadinya diare adalah rasa takut, cemas
Faktor infeksi penyebab diare terbagi menjadi dua yaitu Infeksi enteral dan infeksi parenteral.
  1. Infeksi enteral. Infeksi enteral penyebab utama diare pada anak, yang meliputi: infeksi bakteri, infeksi virus (enteovirus, polimyelitis, virus echo coxsackie). Adeno virus, rota virus, astrovirus, dll) dan infeksi parasit : cacing (ascaris, trichuris, oxyuris, strongxloides) protozoa (entamoeba histolytica, giardia lamblia, trichomonas homunis) jamur (canida albicous).
  2. Infeksi parenteral. Infeksi parenteral ini dalah infeksi yang terjadi diluar alat pencernaan makanan seperti halnya otitis media akut (OMA) tonsilitis/tonsilofaringits, bronkopeneumonia, ensefalitis dan sebagainya. Keadaan ini terutama terdapat pada bayi dan anak berumur dibawah dua (2) tahun.
Penyebab diare akut bila dilihat dari segi patofisiologi diare menurut Haroen N.S, Suraatmaja dan P.O Asnil (1998) terbagi menjadi :
1. Diare sekresi (secretory diarrhoe), Hal ini disebabkan oleh :
  • Infeksi virus, kuman-kuman patogen dan apatogen seperti shigella, salmonela, E. Coli, golongan vibrio, B. Cereus, clostridium perfarings, stapylococus aureus, comperastaltik usus halus yang disebabkan bahan-bahan kimia makanan (misalnya keracunan makanan, makanan yang pedas, terlalau asam), gangguan psikis (ketakutan, gugup), gangguan saraf, hawa dingin, alergi dan sebagainya.
  • Defisiensi imum terutama SIGA (secretory imonol bulin A) yang mengakibatkan terjadinya berlipat gandanya bakteri/flata usus dan jamur terutama canalida.
2. Diare osmotik (osmotik diarrhoea). Hal ini disebabkan oleh :
  • Malabsorpsi makanan: karbohidrat, lemak (LCT), protein, vitamin dan mineral.
  • Kurang kalori protein.
  • Bayi berat badan lahir rendah dan bayi baru lahir.
Penyebab diare yang utama adalah gangguan osmotik, akibat adanya makanan atau zat yang tidak dapat diserap oleh usus akan menyebabkan tekanan osmotik dalam rongga usus meninggi, sehingga terjadi pergeseran air dan elektrolit kedalam rongga usus, isi rongga usus yang berlebihan ini akan merangsang usus untuk mengeluarkannya sehingga timbul diare. Diare juga terjadi akibat rangsangan tertentu (misalnya toksin) pada dinding usus akan terjadi peningkatan air dan elektrolit ke dalam rongga usus dan kemudian diare timbul karena terdapat peningkatan isi rongga usus.

Diare dapat juga terjadi akibat masuknya mikroorganisme hidup ke dalam usus setelah berhasil melewati rintangan asam lambung, mikroorganisme tersebut berkembang biak, kemudian mengeluarkan toksin dan akibat toksin tersebut terjadi hipersekresi yang selanjutnya akan menimbulkan diare.

Gangguan motalitas usus juga mengakibatkan diare, terjadinya hiperperistaltik akan mengakibatkan berkurangnya kesempatan usus untuk menyerap makanan sehingga timbul diare sebaliknya bila peristaltik usus menurun akan mengakibatkan bakteri timbul berlebihan yang selanjutnya dapat menimbulkan diare pula. Demikian patofisiologi diare dan terjadinya diare.

Tanda Gejala Diare.
Berikut beberapa tanda gejala diare yaitu :
  1. Seringkali air besar dengan konsistensi tinja cair atau encer.
  2. Gelisah, suhu tubuh mungkin meningkat, nafsu makan berkurang.
  3. Warna tinja berubah menjadi kehijau-hijauan karena bercampur empedu.
  4. Daerah sekitar anus kemerahan dan lecet karena seringnya difekasi dan tinja menjadi lebih asam akibat banyaknya asam laktat.
  5. Ada tanda dan gejala dehidrasi, turgor kulit jelas (elistitas kulit menurun), ubun-ubun dan mata cekung membran mukosa kering dan disertai penurunan berat badan.
  6. Perubahan tanda-tanda vital, nadi dan respirasi cepat tekan darah turun, denyut jantung cepat, pasien sangat lemas hingga menyebabkan kesadaran menurun. Ini adalah tanda diare yang telah kronis.
  7. Diuresis berkurang (oliguria sampai anuria).
Read more > Tentang Diare

Minggu, 08 Juli 2012

Faktor Penyembuhan Luka

Penyembuhan Luka. Luka adalah hilang atau pun rusaknya sebagian dari jaringan tubuh. Keadaan luka ini banyak faktor penyebabnya. Diantara penyebab luka adalah karena sebab trauma benda tajam atau tumpul, ledakan, zat kimia, perubahan suhu, sengatan listrik, atau pun gigitan hewan. Nah kali ini Blog Keperawatan akan mencoba share sedikit mengenai faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat

faktor mempengaruhi penyembuhan luka, Blog Keperawatan

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka, dan faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka tersebut adalah :
  1. Usia. Anak dan dewasa penyembuhannya lebih cepat daripada orang tua. Orang tua lebih sering terkena penyakit kronis, penurunan fungsi hati dapat mengganggu sintesis dari faktor pembekuan darah.
  2. Nutrisi. Penyembuhan menempatkan penambahan pemakaian pada tubuh. Klien memerlukan diit kaya protein, karbohidrat, lemak, vitamin C dan A, dan mineral seperti Fe, Zn. Pasien kurang nutrisi memerlukan waktu untuk memperbaiki status nutrisi mereka setelah pembedahan jika mungkin. Klien yang gemuk meningkatkan resiko infeksi luka dan penyembuhan lama karena supply darah jaringan adipose tidak adekuat.
  3. Infeksi. Infeksi luka menghambat penyembuhan. Bakteri sumber penyebab infeksi.
  4. Sirkulasi (hipovolemia) dan Oksigenasi. Sejumlah kondisi fisik dapat mempengaruhi penyembuhan luka. Adanya sejumlah besar lemak subkutan dan jaringan lemak (yang memiliki sedikit pembuluh darah). Pada orang-orang yang gemuk penyembuhan luka lambat karena jaringan lemak lebih sulit menyatu, lebih mudah infeksi, dan lama untuk sembuh. Aliran darah dapat terganggu pada orang dewasa dan pada orang yang menderita gangguan pembuluh darah perifer, hipertensi atau diabetes millitus. Oksigenasi jaringan menurun pada orang yang menderita anemia atau gangguan pernapasan kronik pada perokok. Kurangnya volume darah akan mengakibatkan vasokonstriksi dan menurunnya ketersediaan oksigen dan nutrisi untuk penyembuhan luka.
  5. Penyakit Diabetes. Penyakit diabetes ini pengaruhnya adalah dalam hambatan terhadap sekresi insulin akan mengakibatkan peningkatan gula darah, nutrisi tidak dapat masuk ke dalam sel. Akibat hal tersebut juga akan terjadi penurunan protein-kalori tubuh.
  6. Iskemia. Iskemia merupakan suatu keadaan dimana terdapat penurunan suplai darah pada bagian tubuh akibat dari obstruksi dari aliran darah. Hal ini dapat terjadi akibat dari balutan pada luka terlalu ketat. Dapat juga terjadi akibat faktor internal yaitu adanya obstruksi pada pembuluh darah itu sendiri.
  7. Benda asing. Benda asing seperti pasir atau mikroorganisme akan menyebabkan terbentuknya suatu abses sebelum benda tersebut diangkat. Abses ini timbul dari serum, fibrin, jaringan sel mati dan lekosit (sel darah merah), yang membentuk suatu cairan yang kental yang disebut dengan nanah (pus).
  8. Hematoma. Hematoma merupakan bekuan darah. Seringkali darah pada luka secara bertahap diabsorbsi oleh tubuh masuk kedalam sirkulasi. Tetapi jika terdapat bekuan yang besar, hal tersebut memerlukan waktu untuk dapat diabsorbsi tubuh, sehingga menghambat proses penyembuhan luka.
  9. Keadaan Luka. Keadaan khusus dari luka mempengaruhi kecepatan dan efektifitas penyembuhan luka. Beberapa luka dapat gagal untuk menyatu.
  10. Obat. Pemberian obat anti inflamasi (contohnya steroid dan aspirin), heparin dan anti neoplasmik mempengaruhi penyembuhan luka. Penggunaan antibiotik yang lama dapat membuat seseorang rentan terhadap infeksi luka.
Pemberian obat diatas bisa memberikan pengaruh dan diantaranya yaitu :
  • Pemberian Obat Steroid akan menurunkan mekanisme peradangan normal tubuh terhadap cedera.
  • Pemberian Obat Antikoagulan akan bisa mengakibatkan perdarahan.
  • Pemberian Obat Antibiotik akan lebih efektif diberikan segera sebelum pembedahan untuk bakteri penyebab kontaminasi yang spesifik. Jika diberikan setelah luka pembedahan tertutup, tidak akan efektif akibat koagulasi intravaskular.
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka dan semoga dengan kita mengenal akan beberapa hal penyembuhan luka bisa memberikan manfaat dan tambahan pengetahuan kesehatannya sahabat semuanya.
Read more > Faktor Penyembuhan Luka

Kamis, 28 Juni 2012

Nyeri Dada

Nyeri Dada. Nyeri dada adalah keluhan yang paling banyak dirasakan oleh para pasien dan penderita panyakit jantung koroner. Nyeri dada juga bisa disebabkan oleh berbagai macam penyebab, bisa dari otot atau tulang, jantung, paru-paru, saluran pencernaan, atau bisa pula karena masalah psikologis. Dan semoga yang sedikit ini tentang nyeri dada / sakit dada bisa memberikan tambahan pengetahuan kesehatan bagi kita semua.

Nyeri karena masalah penyakit paru-paru atau kelainan paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak. Nyeri saat menarik nafas panjang contohnya.

Gejala nyeri khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina.

nyeri dada, Blog Keperawatan

Berikut beberapa pengertian nyeri dada diantaranya yaitu :
  1. Nyeri dada adalah perasaan nyeri / tidak enak yang mengganggu daerah dada dan seringkali merupakan rasa nyeri yang diproyeksikan pada dinding dada (referred pain)
  2. Nyeri dada ( sakit dada ) akibat penyakit paru misalnya radang pleura (pleuritis) karena lapisan paru saja yang bisa merupakan sumber rasa sakit, sedang pleura viseralis dan parenkim paru tidak menimbulkan rasa sakit (Himawan, 1996)
  3. Nyeri koroner adalah rasa sakit akibat terjadinya iskemik miokard karena suplai aliran darah koroner yang pada suatu saat tidak mencukupi untuk kebutuhan metabolisme miokard.
Penyebab nyeri dada bisa karena faktor dari cardial dan juga non kardial.
1. Faktor Dari Kardial yaitu :
  1. Koroner
  2. Non Koroner
2. Faktor Dari Non Kardial yaitu :
  1. Pleural
  2. Gastrointestinal
  3. Neural
  4. Psikogenik (Abdurrahman N, 1999)
Tanda gejala yang biasa menyertai nyeri dada adalah :
  • Nyeri ulu hati
  • Sakit kepala
  • Nyeri yang diproyeksikan ke lengan, leher, punggung
  • Diaforesis / keringat dingin
  • Sesak nafas
  • Takikardi
  • Kulit pucat
  • Sulit tidur (insomnia)
  • Mual, Muntah, Anoreksia
  • Cemas, gelisah, fokus pada diri sendiri
  • Kelemahan
  • Wajah tegang, merintih, menangis
  • Perubahan kesadaran

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan penunjang yang dilakukan untuk pemeriksaan dan juga keluhan nyeri dada ini adalah dengan :
  1. EKG 12 lead selama episode nyeri. Pada pemeriksaan EKG biasanya didapatkan : Takhikardi / disritmia. Rekam EKG lengkap : T inverted, ST elevasi / depresi, Q Patologis
  2. Laboratorium. Kadar enzim jantung : CK, CKMB, LDH. Fungsi hati : SGOT, SGPT. Fungsi Ginjal : Ureum, Creatinin. Profil Lipid : LDL, HDL
  3. Foto Thorax
  4. Echocardiografi
  5. Kateterisasi jantung
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai nyeri dada dan semoga bisa berguna serta memberikan manfaat. Dan selanjutnya akan kita bahas mengenai askep nyeri dada pada postingan berikutnya.
Read more > Nyeri Dada

Senin, 25 Juni 2012

Kualitas Kwantitas Tidur

Kualitas Kwantitas Tidur. Tidur adalah status perubahan kesadaran ketika persepsi dan reaksi individu terhadap lingkungan menurun. Tidur dikarakteristikkan sebagai aktifitas fisik yang minimal, tingkat kesadaran yang bervariasi, perubahan proses fisiologis tubuh, dan penurunan respons terhadap stimulus eksternal. Hampir sepertiga dari waktu kita yang kita gunakan untuk tidur dan beritirahat. Hal tersebut didasarkan pada keyakinan bahwa tidur dapat memulihkan atau mengistirahatkan fisik setelah seharian melakukan berbagi aktifitas, mengurangi stress dan kecemasan, serta dapat meningkatkan kemampuan dan konsentrasi saat hendak melakukan aktivitas sehari-hari.

Secara umum pengertian kualitas adalah tingkatan baik buruknya sesuatu. Sedangkan kwalitas adalah berkaitan erat dengan jumlah. Maka bila dihubungkan dengan kebutuhan tidur maka kualitas tidur adalah baik serta buruknya proses tidur tersebut, sedangkan kwantitas tidur karena berhubungan dengan jumlah maka hal ini lebih menitikberatkan kepada berapa jam waktu tidur kita untuk beristirahat.

kualitas tidur yang baik, kwantitas tidur, Blog Keperawatan

Kebutuhan tidur manusia dewasa dalam seharinya yang kita kenal adalah berkisar kurang lebih selama 8 jam. Dengan kita beristirahat dan terpenuhi akan kualitas tidur dan juga dalam kwalitas tidur maka produktifitas kita dalam melaksanakan pekerjaan serta aktifitas kita sehari-hari akan lebih baik dibanding dengan orang yang kualitas kwantitas tidurnya berkurang.

Nah berikut ini ada beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas kwantitas tidur kita dan diantaranya yaitu :
  1. Lingkungan. Faktor lingkungan dalam hal ini dapat membantu dan juga sekaligus menghambat berjalannya proses tidur. Tidak adanya stimulus tertentu atau adanya stimulus yang asing dapat menghambat upaya tidur yang baik. Hal ini dapat dicontohkan sebagai berikut : temperatur yang tidak nyaman atau ventilasi yang buruk dapat mempengaruhi tidur seseorang. Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu maka individu bisa beradaptasi dan tidak lagi terpengaruh dengan kondisi trsebut.
  2. Penyakit. Penyakit dapat menyebabkan nyeri atau distress fisik yang dapat menyebabkan gangguan tidur. Individu yang menderita sakit atau penyakit akan membutuhkan waktu tidur yang lebih banyak daripada biasanya, di samping hal tersebut, siklus bangun-tidur (pola tidur) selama sakit juga dapat mengalami gangguan dan perubahan.
  3. Kelelahan. Kondisi tubuh yang mengalami kelelahan dapat mempengaruhi pola tidur bagi seseorang. Semakin lelah seseorang, makan akan semakin pendek siklus tidur REM yang dilaluinya. Setelah beristirahat biasanya siklus REM akan kembali memanjang seperti semula.
  4. Stress emosional. Kecemasan dan juga depresi sering kali mengganggu tidur seseorang. Kondisi ansietas ini akan dapat meningkatkan kadar norepinfrin darah melalui stimulasi system saraf simpatis. Kondisi hal ini akan menyebabkan berkurangnya siklus tidur NREM tahap IV dan tidur REM serta seringnya terjaga pada saat tidur
  5. Diet. Penurunan berat badan dikaitkan dengan penurunan waktu tidur dan seringnya terjaga dan terbangun di malam hari. Sebaliknya, penambahan berat badan dikaitkan dengan peningkatan total tidur dan sedikitnya periode terjaga di malam hari.
  6. Gaya hidup. Seseorang yang seringkali berganti jam kerja harus bisa mengatur aktivitasnya agar bisa tidur pada waktu yang tepat dan mendapatkan kualitas serta kwalitas tidur yang baik.
  7. Merokok. Nikotin yang terkandung dalam rokok memiliki efek stimulasi pada tubuh. Hal ini berakibat pada perokok sering kali kesulitan untuk tidur dan mudah terbangun di malam hari.
  8. Medikasi. Obat-obatan tertentu dapat mempengaruhi kualitas tidur seseorang. Hipnotik dapat mengganggu tahap III dan IV tidur NREM, metabloker dapat menyebabkan insomnia dan mimpi buruk, sedangkan narkotik (ex : meperidin hidroklorida dan morfin) diketahui dapat menekan tidur REM dan menyebabkan seringnya terjaga di malam hari.
  9. Motivasi. Keinginan untuk tetap terjaga terkadang dapat menutupi perasaan lelah seseorang. sebaliknya, perasaan bosan atau tidak adanya motivasi untuk terjaga sering kali dapat mendatangkan kantuk.
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai kualitas dan kwantitas tidur dan semoga dengan kita mengenal akan faktor yang berpengaruh pada kualitas kwantitas tidur ini kita bisa menghindarinya dan kita bisa beristirahat tidur yang baik yang akan mendukung kita dalam beraktifitas sehari hari.
Read more > Kualitas Kwantitas Tidur

Minggu, 03 Juni 2012

Anemia Pada Anak

Anemia Pada Anak. Yang dimaksud dengan pengertian anemia adalah suatu keadaan dimana saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (HB)(protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari paru-paru, dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh. Lalu bagaimana bila anemia ini menimpa kapada anak-anak dan terjadi anemia pada anak.

Hemoglobin yang tadi disebutkan diatas merupakan pigmen yang membuat sel darah itu berwarna merah yang pada akhirnya hal tersebut akan membuat darah manusia berwarna merah. Fungsi hemoglobin (HB) ini merupakan sebuah media transport oksigen dari paru paru ke seluruh jaringan tubuh.

Anemia Anak, Penyakit Anemia

Oksigen merupakan bagian terpenting dari proses metabolisme tubuh untuk dapat menghasilkan energi yang nantinya kita gunakan dalam beraktifitas sehari-hari. Hemoglobin ini juga dapat berfungsi membawa karbondioksida hasil metabolisme dari jaringan tubuh ke paru paru untuk selanjutnya dikeluarkan saat bernafas.

Tentunya kita sebagai orang tua tidak menginginkan penyakit anemia anak ini menimpa kepada anak-anak kita. Karena dampak dan efek yang ditimbulkan anemia ini terhadap pertumbuhan serta perkembangan sang anak sendiri.

Mungkin sebagian dari kita mengira bahwa anemia hanya bisa menyerang dan terjadi pada orang dewasa. Pada prinsipnya pendapat akan hal tersebut tidaklah tepat sepenuhnya, karena anemia juga bisa menyerang dan juga bisa terjadi pada anak.

Menurut WHO (World Health Organization) anemia pada anak bisa berdampak kepada terganggunya pertumbuhan serta perkembangan anak tersebut. Hal ini karena aktirifas yang dibutuhkan dalam tahap perkembangan serta pertumbuhannya tidak terpenuhi dengan baik karena energi tubuhnya yang berkurang dan berbeda dengan anak seusianya yang tidak mendapat anemia. Anemia anak bisa menyebabkan daya tangkap sang anak yang berkurang sehingga mengakibatkan menurunnya tingkat intelegensia anak dan kurang bergairah dalam melakukan aktivitas seperti anak pada umumnya.

Beberapa ciri tanda-tanda anak anemia diantaranya yaitu :
  1. Anak terlihat lemah, letih, lesu. hal ini karena oksigen yang dibawa ke seluruh tubuh berkurang karena media transportnya (HB) kurang sehingga tentunya yang membuat energi berkurang dan dampaknya adalah 3L, lemah letih lesu.
  2. Mata berkunang-kunang. Hampir sama prosesnya dengan yang diatas, karena darah yang membawa oksigen berkurang, aliran darah serta oksigen ke otak berkurang pula dan berdampak kepada indera penglihatan dengan pandangan mata yang berkunang-kunang.
  3. Menurunnya daya pikir, akibatnya sulit berkonsentrasi.
  4. Daya tahan tubuh menurun yang ditandai dengan mudahnya terserang sakit.
  5. Pada tingkat lanjut atau anemia yang berat maka anak bisa menunjukkan tanda-tanda sesak napas, detak jantung cepat, dan bengkak di tangan dan kaki.
Untuk mencegah anemia pada anak ini adalah kita sebagai orang tua hendaknya memberikan asupan makanan dengan gizi yang baik dan juga seimbang. Makanan yang banyak akan kandungan zat besinya seperti halnya kuning telur, daging merah, kentang, tomat, hati dan sayuran adalah makanan alami yang kaya zat besi. Itu adalah beberapa cara mencegah anemia yang bisa kita lakukan sebagai orang tua.
Read more > Anemia Pada Anak

Sabtu, 02 Juni 2012

Insomnia Gangguan Tidur

Pengertian tidur adalah proses fisiologis yang bersiklus bergantian dengan periode yang lebih lama dari keterjagaan dan juga suatu keadaan di bawah sadar dimana seseorang itu masih dapat untuk dibangunkan dengan pemberian rangsang sensorik atau dengan rangsang lainnya. Setiap manusia membutuhkan waktu istirahat atau tidur untuk mereflesikan atau menenangkan tubuh dan pikiran dari rutinitas sehari-hari. Lalu bagaimana kalau waktu tidur terutama mengalami gangguan tidur/insomnia.

Insomnia, penyebab insomnia

Menurut apa yang umumnya kita dapat pahami bahwasannya tidur dalam waktu 6 – 7 jam sehari akan memberi kualitas tidur yang baik dan memberi pengaruh positif terhadap tubuh ketika bangun atau beranjak dari tidur tubuh akan merasa segar dan lebih baik serta membuat tubuh kita akan siap kembali untuk melakukan aktivitas dalam kesehariannya. Namun bagi sebagian orang ada yang mengalami susah tidur / insomnia tidaklah demikian.

Pengertian insomnia dapat diartikan sebagai suatu keadaan dimana seseorang mengalami gangguan susah tidur dan atau kurangnya waktu istirahat karena rutinitas yang memaksa seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan dan karena terbiasa. Umumnya penderita insomnia akan sulit tidur jika terbangun di malam hari. Ada juga yang mengartikan bahwasannya sulit tidur ini adalah ketidakmampuan untuk tidur, tetap tidur, atau merasa segar dengan tidur. Akut dan sementara selama periode stres, insomnia dapat menjadi kronis, konstan menyebabkan kelelahan, kegelisahan.

Penyebab insomnia ini bisa bermacam-macam. Akan tetapi penyebab insomnia dapat dibedakan berdasarkan :
  1. Kondisi Medis. Yang dimaksudkan dengan kondisi medis ini adalah setiap kondisi yang menyakitkan atau tidak menyenangkan misalnya sindroma apnea tidur, faktor diet, parasomnia, efek zat langsung (drugs/alcohol), efek putus zat, penyakit endokrin/metabolik, penyakit infeksi, neoplastic, nyeri/ketidaknyamanan, lesi batang otak/hipotalamus, akibat penuaan.
  2. Sekunder karena kondisi psikiatri. Maksudnya adalah beberapa kondisi yang dapat mempengaruhi kejiwaan seseorang seperti halnya kecemasan, ketegangan otot-otot, perubahan lingkungan, gangguan tidur, depresi primer, stress pascatraumatik.
Karena kebutuhan tidur manusia apalagi kebutuhan tidur anak adalah kebutuhan yang tidak boleh dipandang sebelah mata, maka dampak serta efek insomnia atau gangguan tidur ini tentunya juga merugikan bagi kesehatan diri kita.
Akibat dampak dari insomnia ini diantaranya yaitu :
  • Depresi.
  • Kesulitan untuk berkonsentrasi.
  • Prestasi kerja atau belajar mengalami penurunan.
  • Aktivitas sehari-hari menjadi terganggu.
  • Hubungan interpersonal dengan orang lain menjadi buruk.
  • Mengalami kelelahan di siang hari.
  • Menyebabkan kecelakaan karena mengalami kelelahan yang berlebihan.
  • Meningkatkan risiko kematian.
  • Memunculkan berbagai penyakit fisik.
Banyak di antara para penderita insomnia karena faktor psikologis yang menggunakan obat tidur untuk mengatasi insomnia. Namun penggunaan yang terus menerus dari pemberian obat tidur ini tentunya akan bisa menimbulkan efek samping yang negatif, baik secara fisiologis (efek terhadap organ serta fungsi organ tubuh kita) serta juga efek psikologis bila pemakaiannya dalam jangka panjang pula.

Logikanya, sulit tidur yang disebabkan faktor psikologis, berarti faktor psikologis yang menjadi sumber masalah itulah yang harus di atasi, bukan symptomnya(gejalanya). Kalau kita hanya fokus mengatasi tanda-tanda insomnia yaitu dengan minum berbagai macam obat tidur, maka ketika mata terbuka, masalah akan datang kembali, bahkan akan dirasa lebih berat karena dibiarkan berlarut-larut tanpa solusi pada akar masalah.

Demikian yang sedikit sahabat mengenai insomnia dan tanda gejala insomnia serta beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang terkena insomnia dan semoga makalah dan artikel mengenai hal tersebut dapat berguna serta dapat memberikan manfaat kepada kita semuanya.
Read more > Insomnia Gangguan Tidur

Kamis, 31 Mei 2012

Pemeriksaan Jantung Invasif

Jantung adalah salah satu organ tubuh vital kita dan tentunya kita akan senantiasa menginginkan keadaan sehat bagi tubuh kita termasuk organ vital yang satu ini. Agar kita terjaga kesehatan jantungnya, maka kita perlu untuk melakukan pemeriksaan jantung lengkap ini dengan beberapa bagian dari check up jantung. Dan tentunya pemeriksaan jantung invasif ini ada banyak perbedaan dari pemeriksaan non invasif jantung lainnya.

Pemeriksaan kesehatan jantung sebelumnya adalah merupakan beberapa pemeriksaan yang non invasif. Dan sekarang yang akan kita bahas sedikit adalah mengenai pemeriksaan jantung invasif yaitu pemeriksaan dan juga intervensi untuk mendiagnosa dan sekaligus metoda pengobatan dengan memasukkan sesuatu ke dalam tubuh pasien. Pemeriksaan jantung atau diagnostik jantung invasif ini dapat dilakukan dalam beberapa cara pemeriksaan.

Pemeriksaan Kesehatan Jantung, Kateterisasi Jantung,pemasangan cincin jantung

Berikut beberapa jenis pemeriksaan jantung invasif yang tentunya dilaksanakan di tempat pelayanan kesehatan terutama Rumah Sakit yang ada fasilitas Cardiac Center nya. Karena bila telah mempunyai pusat pelayanan jantung tentunya tersedia juga alat-alat untuk memeriksa kesehatan jantung yang lengkap.

Jenis macam alat untuk memeriksa kesehatan jantung dan beberapa macam pemeriksaan jantung invasif tersebut diantaranya yaitu :
  1. Kateterisasi Jantung (Angiografi Koroner).. Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan diagnostik dengan cara memasukkan kateter yang dibuat dari bahan plastik khusus berdiameter ± 2mm, yang didesain khusus untuk pemeriksaan jantung dan pembuluh darah. Pemeriksaan ini dilakukan melalui suatu sayatan kecil dikulit daerah lipat paha atau lengan, dengan bius lokal, lalu kateter dimasukkan melalui jalur pembuluh darah sampai ke dalam pembuluh darah koroner jantung. Dengan bantuan zat kontras yang disuntikkan dapat diketahui adanya kelainan anatomi jantung, penyempitan / sumbatan dari pembuluh koroner, gangguan fungsi pompa jantung, dan sebagainya. Pemeriksaan ini juga merupakan hal terpenting untuk deteksi penyakit jantung koroner serta untuk tindakan lebih lanjut seperti balonisasi koroner baik dengan maupun tanpa stent, atau operasi bedah pintas koroner. Pemeriksaan ini juga dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit kutub jantung dan kelainan jantung bawaan.
  2. BMV (Balon Mitral Valvuloplasty). Jenis pemeriksaan ini yaitu pemasangan balon jantung ini merupakan tindakan intervensi non bedah pada penyempitan katub mitral (stenosis mitral) dengan menggunakan balon khusus, dengan tindakan yang menyerupai kateterisasi jantung. Kelainan stenosis mitral umumnya terjadi akibat demam rematik yang terjadi pada usia anak-anak / remaja. Pasien biasanya mengeluh lekas capek, sesak nafas dan berat badan sulit bertambah (cenderung kurus).
  3. Percutaneus Coronary Intervention (PCI). Jenis pemeriksaan termasuk dalam tindakan intervensi yang dilakukan setelah diketahui adanya penyempitan pembuluh darah koroner dari pemeriksaan angiografi koroner (kateterisasi jantung). Tindakan PCI ini juga sudah merupakan tindakan intervensi non bedah dengan kateter khusus melalui sayatan 2 mm di kulit (seperti kateterisasi jantung) untuk memasukkan ballon (bisa juga dengan stent : semacam cincin kecil yang mirip "per" ballpen), pada pembuluh darah koroner yang menyempit agar dapat dilebarkan / dibuka untuk melancarkan kembali aliran darah.
  4. Pemasangan Pacu Jantung Sementara maupun Pemasangan Pacu Jantung Permanen. Tindakan ini dilakukan apabila terjadi gangguan / blok pada sistem listrik jantung yang diketahui dengan pemeriksaan EKG dimana frekuensi denyut jantung menjadi sangat lambat sehingga menimbulkan keluhan atau dapat menimbulkan bahaya pada pasien tersebut. Pacu jantung sementara dapat dilepas setelah irama jantung menjadi normal, tetapi bila tidak ada perubahan, maka tindakan selanjutnya adalah dengan memasang pacu jantung permanen.
  5. Operasi Bedah Pintas Koroner (CABG) atau Ganti Katub Jantung. Atau sering disebut dengan operasi bedah jantung Operasi ini dilakukan bila terdapat penyempitan pembuluh darah koroner yang cukup berat yang tidak ideal untuk dilakukan balonisasi koroner (PCI). Pada operasi ini pembuluh darah yang menyempit / tersumbat akan diberi aliran pengganti dari pembuluh darah kaki (bisa juga pembuluh darah dada atau lengan) yang disambungkan langsung dari Aorta (arteri besar) dialirkan melampaui (mem-by pass) penyempitan arteri koroner, sehingga aliran koroner menjadi lancar kembali. Sedangkan operasi ganti katub jantung dilakukan apabila terdapat penyempitan atau kebocoran katub kaki kanan / kiri berat yang tidak cukup lagi diatasi dengan obat-obatan dan sulit diatasi dengan tindakan lain.
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai alat pemeriksaan jantung dan juga metoda pemeriksaan untuk kesehatan jantung dan juga bisa untuk sebagian dari general chekc up jantung dan juga sekaligus tindakan invasif jantung baik itu dengan operasi (CABG / ganti katup) atau non bedah seperti angografi koroner, BMV, PCI dan semoga dapat memberikan manfaat.
Read more > Pemeriksaan Jantung Invasif

Minggu, 27 Mei 2012

Cara Kerja Jantung

Cara Kerja Jantung. Jantung dalam tubuh kita secara umum dan dimengerti masyarakat umum berfungsi sebagai pompa. Dan juga merupakan salah satu organ penting dalam tubuh kita. Untuk itu Blog Keperawatan mencoba untuk sharing mengenai cara kerja jantung. Dan semoga artikel serta sedikit makalah mengenai cara kerja jantung ini dapat memberikan manfaat.

Kalau kita menilik cara kerja jantung maka tentunya kita tidak terlepas dari apa yang dinamakan dengan anatomi fisiologi jantung itu sendiri. Langsung saja sahabat ke dalam topik pembahasan ini. Jantung adalah sebuah organ penting yang berfungsi sebagai pompa yang memiliki empat bilik. Dua bilik yang terletak di atas disebut Atrium, dan dua yang lainnya di bawah disebut dengan Ventrikel. Jantung juga dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu bagian kanan yang bertugas memompa darah ke paru-paru, dan bagian kiri yang bertugas memompa darah ke seluruh tubuh manusia. Atrium dan ventrikel ini masing-masing akan dipisahkan oleh sebuah katup, sedangkan sisi kanan dan kiri jantung akan dipisahkan oleh sebuah sekat yang dinamakan dengan septum.

Septum atau sekat ini adalah suatu partisi otot kontinue yang mencegah percampuran darah dari kedua sisi jantung. Pemisahan ini sangat penting karena separuh jantung janan menerima dan memompa darah beroksigen rendah sedangkan sisi jantung sebelah kiri memompa darah beroksigen tinggi. Sedangkan katup jantung dalam hal ini berfungsi terutama agar darah yang telah terpompa tidak kembali masuk ke dalam lagi.

cara kerja jantung, kerja jantung, anatomi fisiologi jantung, Blog Keperawatan

Selanjutnya mengenai sistem sirkulasi darah jantung. Sirkulasi darah dalam jantung mempunyai 3 komponen yang penting. Dan ketiga komponen tersebut adalah :
  • Jantung itu sendiri yang mempunyai fungsi sebagai pompa yang melakukan tekanan terhadap darah agar timbul gradien dan darah dapat mengalir ke seluruh tubuh.
  • Pembuluh darah yang mempunyai fungsi sebagai saluran untuk mendistribusikan darah dari jantung ke semua bagian tubuh dan mengembalikannya kembali ke dalam jantung sendiri.
  • Darah yang mempunyai fungsi sebagai medium transportasi dimana darah akan membawa oksigen dan nutrisi.
Selanjutnya adalah tentang cara kerja jantung dan juga siklus jantung. Jantung ketika bekerja secara berselang-seling berkontraksi untuk mengosongkan isi jantung dan juga berelaksasi dalam rangka mengisi darah kembali. Siklus jantung terdiri atas periode sistol (kontraksi dan pengosongan isi) dan juga periode diastol (relaksasi dan pengisian jantung). Atrium dan ventrikel mengalami siklus sistol dan diastol terpisah. Kontraksi terjadi akibat penyebaran eksitasi (mekanisme listrik jantung) ke seluruh jantung. Sedangkan relaksasi timbul setelah repolarisasi atau tahapan relaksasi dari otot jantung.

Jantung berfungsi sebagai pompa ganda. Darah yang kembali dari sirkulasi sistemik (dari seluruh tubuh) masuk ke atrium kanan melalui vena besar yang dikenal sebagai vena kava. Darah yang masuk ke atrium kanan berasal dari jaringan tubuh, telah diambil O2-nya dan ditambahi dengan CO2. Darah yang miskin akan oksigen tersebut mengalir dari atrium kanan melalui katup ke ventrikel kanan, yang memompanya keluar melalui arteri pulmonalis ke paru. Dengan demikian, sisi kanan jantung memompa darah yang miskin oksigen ke sirkulasi paru. Di dalam paru, darah akan kehilangan CO2-nya dan menyerap O2 segar sebelum dikembalikan ke atrium kiri melalui vena pulmonalis.

Darah kaya oksigen yang kembali ke atrium kiri ini kemudian mengalir ke dalam ventrikel kiri, bilik pompa yang memompa atau mendorong darah ke semus sistim tubuh kecuali paru. Jadi, sisi kiri jantung memompa darah yang kaya akan O2 ke dalam sirkulasi sistemik. Arteri besar yang membawa darah menjauhi ventrikel kiri adalah aorta. Aorta bercabang menjadi arteri besar dan mendarahi berbagai jaringan tubuh.

Sirkulasi sistemik kerja jantung memompa darah ke berbagai organ, yaitu ginjal, otot, otak, dan semuanya. Jadi darah yang keluar dari ventrikel kiri tersebar sehingga masing-masing bagian tubuh menerima darah segar. Darah arteri yang sama tidak mengalir dari jaringan ke jaringan. Jaringan akan mengambil O2 dari darah dan menggunakannya untuk menghasilkan energi. Dalam prosesnya, sel-sel jaringan akan membentuk CO2 sebagai produk buangan atau produk sisa yang ditambahkan ke dalam darah. Darah yang sekarang kekurangan O2 dan mengandung CO2 berlebih akan kembali ke sisi kanan jantung. Selesailah satu siklus dan terus menerus berulang siklus yang sama setiap saat.

Kontraksi sel otot jantung untuk memompa darah dicetuskan oleh potensial aksi yang menyebar melalui membran-membran sel otot. Kerja jantung berkontraksi atau berdenyut secara berirama akibat potensial aksi yang ditimbulkannya sendiri. Hal ini disebabkan karena kerja jantung memiliki mekanisme aliran listrik yang dicetuskannya sendiri guna berkontraksi atau memompa dan juga berelaksasi. Potensial aksi ini dicetuskan oleh nodus-nodus pacemaker yang terdapat di jantung dan dipengaruhi oleh beberapa jenis elektrolit seperti K+, Na+, dan Ca++. Gangguan terhadap kadar elektrolit tersebut di dalam tubuh dapat mengganggu mekanisme aliran listrik jantung dan juga bisa menyebabkan disritmia pada gambaran EKG.

Arus listrik yang dihasilkan oleh otot jantung ini akan menyebar ke jaringan di dalam sekitar jantung dan lantas dihantarkan melalui cairan-cairan tubuh. Sebagian kecil aktivitas listrik ini mencapai permukaan tubuh dan dapat dideteksi menggunakan alat khusus. Rekaman aliran listrik jantung disebut dengan elektrokardiogram atau EKG. EKG adalah rekaman mengenai aktivitas listrik di cairan tubuh yang dirangsang oleh aliran listrik jantung yang mencapai permukaan tubuh. Jadi EKG bukanlah rekaman langsung aktivitas listrik jantung yang sebenarnya.

Demikian sahabat sedikit mengenai cara kerja jantung dan semoga hal mengenai cara kerja jantung ini bisa berguna serta juga memberikan manfaat.
Read more > Cara Kerja Jantung
 
 
Copyright © Komokid
Blogger Theme by Blogger Designed and Optimized by Tipseo